Praja IPDN Melakukan Penelitian di Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo

 

KULON PROGO-DINKOPUKM – Satu orang praja utama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXVIII, Maisaroh Arba’a Rizky, yang juga merupakan putra daerah Kabupaten Kulon Progo, tepatnya dari Pereng, Bumirejo, Lendah, hadir ke kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah, yang dipimpin oleh Dra. Sri Harmintarti, MM, untuk meminta izin melakukan magang dan penelitian. Kegiatan tersebutakan dilaksanakan selama satu bulan, terhitung mulai Senin (4/1) s.d. Selasa (2/2) sebagai salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan di IPDN.

Terkai dengan hal tersebut pada Rabu (6/1) bertempat di Ruang Rapat Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo, secara resmi Maisaroh Arba’a Rizky diterima oleh Kepala Dinas (Dra. Sri Harmintarti, MM), yang didampingi oleh Sekretaris Dinas (Rr. Ch. Tri Subekti Widayati, SH, MM), Kabid Pemberdayaan (Muh Ihsan, SH, MM), Kabid Permodalan (Drs. Sri Wahyuniarto, MA), dan Kabid Kelembagaan dan Pengawasan (Drs. Junihardi Tri Sarjono).

Disampaikan oleh Maisaroh Arba’a Rizky, bahwa dalam proses magang dan penelitian tersebut, praja akan melakukan observasi dan mencari data terkait dengan penelitiannya. Selama magang dan penelitian, diharapkan praja IPDN dapat mencari serta memperoleh ilmu dan pengalaman kerja yang nantinya dapat bermanfaat di kemudian hari. Kemudian hasil dari magang dan penelitian ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk skripsi.

Menanggapi hal tersebut, Dra. Sri Harmintarti, MM. menyambut baik kehadiran praja IPDN di Dinas Koperasi UKM, dan berharap agar seluruh pegawai dapat membantu dalam proses magang dan penelitian dari awal hingga akhir nanti.

Fokus dari penelitian praja IPDN tersebut adalah mengenai program Bela Beli Kulon Progo. Oleh karena itu, dengan adanya magang dan penelitian tersebut, diharapkan Praja IPDN dapat memahami dengan baik tentang program Bela Beli Kulon Progo, yang kemudian menuangkan hasilnya dalam bentuk skripsi sehingga diharapkan dapat dijadikan sebagai studi dalam bidang keilmuan dan menginspirasi daerah-daerah lain di Indonesia, agar dapat mencintai produk lokal dan mendukung serta memberdayakan UMKM di daerah masing-masing.