Pendidikan Perkoperasian untuk Meningkatkan Kesadaran Berkoperasi

KULONPROGO-DINKOPUKM. Bimbingan Teknis tentang Perkoperasian masih terus dibutuhkan oleh gerakan Koperasi, karena selama ini pengelolaan Koperasi masih belum optimal sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah.

Pada pelaksanaan kegiatan Bimtek hari kedua yang masih diikuti sebanyak 25 orang dari 5 Koperasi Penambang Emas di Kapanewon Kokap, diberikan materi tentang Modul Akuntansi Koperasi serta materi tentang Peran Aktif Anggota dalam Koperasi yang disampaikan oleh Swastri Asih, SE.

Pendidikan Anggota diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang manfaat berkoperasi.  Manfaat menjadi motivasi setiap anggota  untuk berpartisipasi di koperasi, seperti; meningkatkan volume transaksi, memperkuat permodalan, pengawasan, ikut mengambil keputusan saat Rapat Anggota, dan ikut serta dalam mengambil resiko jika terjadi masalah.  Agar partisipasi anggota berkelanjutan, maka pengelola koperasi harus  senantiasa mengembangkan kreativitas dan inovasi baik dari  aspek organisasi maupun usaha koperasi. Koperasi wajib menyediakan layanan yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan anggota.

Tujuan akhir diberikan meteri Modul akuntansi koperasi tak lain adalah agar pelaku koperasi mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku.

Dalam kegiatan ini,  para peserta diminta untuk mempraktekan ilmu yang sudah didapatkan, dengan berkelompok untuk menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi.