Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Koperasi Yang Belum Melaksanakan RAT Ditutup

KULONPROGO-DINKOPUKM. Upaya meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan Koperasi oleh Pengurus dan Pengawas, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo senantiasa memberikan pembinaan. Pembinaan itu sendiri berbentuk program kegiatan baik yang menggunakan anggaran daerah melalui Anggaran yang dialokasikan pada Dinas Koperasi UKM, maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Koperasi Dan UKM RI.

Pembinaan itu sendiri, baik melalui pembinaan langsung terhadap gerakan Koperasi, maupun melalui Bimbingan Teknis (Bimtek). Dengan harapan gerakan Koperasi yang baru berkembang, Koperasi yang sudah maju, maupun Koperasi yang baru menghadapi permasalahan. Selain juga dilaksanakan adanya Pengawasan Koperasi yang bersifat pembinaan juga. Hal tersebut dilaksanakan dengan harapan Koperasi di wilayah Kabupaten Kulon Progo tetap berkembang dengan baik yang juga tangguh, mandiri, akuntabel, transparan serta mampu berpredikat sehat.

Terkait dengan hal tersebut dilaksanakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Koperasi Yang Belum Melaksanakan RAT. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/9/2022) sampai dengan Kamis (11/9/2022), bertempat di Pondok Makan Omah Mbeji, Jl. Tentara Pelajar, Wates, Kulon Progo. Koperasi yang diundang sebagai peserta Bimtek sebanyak 11 Koperasi, yang terdiri dari Pengurus, Pengawas dan Anggota potensial sejumlah 25 orang.

Bimtek tersebut telah berlangsung selama tiga hari dengan terlaksana dengan baik dan lancar, serta mendapat perhatian cukup antusias dari seluruh peserta. Hal tersebut terbukti dengan tekun dan tertibnya peserta mengikuti dari awal hingga akhir Bimtek.

Kamis (11/9/2022) Bimtek ditutup secara resmi oleh Kepala Sub Koordinator Kelompok Substansi Lembaga (Devi Yunara, SP), mewakili Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo. Devi Yunara, SP, atas nama Dinas Koperasi UKM, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang telah mengikuti secara tertib dan baik, dari awal hingga akhir.

Selain itu disampaikan bahwa semua ilmu yang telah disampaikan oleh semua nara sumber agar bisa diimplementasikan dalam mengelola Koperasi, sehingga Koperasi yang belum bisa melaksanakan RAT, kedepan segera bisa melaksanakan RAT, dan tahun-tahun yangakan datang bisa secara rutin melaksanakan RAT, karena merupakan kewajiban setiap Koperasi yang telah ber-Badan Hukum.

Dengan mampu melaksanakan RAT berarti Pengurus dan Pengawas mampu mempertanggungjawabkan pengelaolaan Koperasi kepada seluruh Anggota. Karena pada saat RAT tersebut hak dan kewajiban seluruh Anggota akan disampaikan secara transparan oleh Pengurus. Selain juga kewajiban Pengawas dalam melaksanakan pemeriksaan pengelolaan Koperasi yang dilakukan oleh Pengurus, yang harus disampaikan kepada seluruh Anggota dalam RAT.

Diharapkan dengan pengelolaan Koperasi secara baik, transparan, akuntabel, dan mandiri, bisa mampu memberikan kemanfaatan yang lebih besar bagi peningkatan perekonomian serta kesejahteraan bagi seluruh Anggotanya dan masyarakat pada umumnya.