LIVE TALKSHOW Brosing (Obrolan Siang)

Senin, 25 November 2019 11:11:12 - Oleh : SB, sp

Penyerahan Sertifikat Pelatihan Dan Uji Kompetensi Bidang Ritel

FASHION SHOW GEBYAR UKM - UKM GUMREGAH 2019 KULON PROGO

PEMBUKAAN SEMINAR UKM BRILIAN

Seminar Galang UKM Menuju UKM Brilian Tahun 2019 Di Kabuapaten Kulon Progo

PAMERAN GEBYAR UKM – UKM GUMREGAH 2019

 

 

KULON PROGO - DINKOPUKM

Melalui media sebuah produk bisa lebih dikenal oleh konsumen dan bisa membantu pemasaran dari sebuah produk semakin meningkat, sehingga mampu meningkatkan hasil penjualan dari produk itu sendiri. Salah satu media yang bisa digunakan untuk mengenalkan dan mempromosikan sebuah produk adalah melalui radio.

Bertempat di halaman rumah Ibu Sri Panuju selaku Ketua DPC Perwira Kulon Progo yang berada beralamat di Gadingan, Wates.  Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo bekerjasama dengan Radio Megaswara 93.8 FM mengadakan siaran Langsung Talkshow pada acara Brosing (Obrolan Siang). Brosing tersebut disiarkan Rabu (20/11) dengan tema: Peran Dinas Koperasi untuk UKM di Kulon Progo agar berinovasi, kreativitas, berdaya saing dan mengoptimalkan dalam memasarkan produk-produk UKM.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo (Dra. Sri Harmintarti, MM) sebagai nara sumber, dari unsur Forkopimcam: perwakilan dari Koramil Wates yaitu Kapt. Inf. Wiyono, perwakilan dari Polsek Wates, perwakilan dari Kelurahan Wates, segenap pengurus dan anggota PERWIRA, dan perwakilan Asosiasi Lidah Buaya Kulon Progo.

Dra. Sri Harmintarti, MM pada saat itu menyampaikan tentang pemberdayaan UKM. Disampaikan bahwa Kelompok Strategis PERWIRA (Perkumpulan Perempuan Wira Usaha Indonesia) mengembangkan usaha kelompok. Sebagai Kelompok Strategis, Perwira didorong untuk mengolah sumber daya melimpah berupa pisang, salah satunya Pisang Rojo Bandung. Bermacam-macam hasil olahan makanan yang dapat dibuat dari pisang, baik dari akar/bonggol pisang, hingga jantung pisang dan buah pisang.

Pelatihan pertama adalah membuat serundeng pisang, stick pisang, nugget pisang, donat pisang, dan beberapa jenis makanan lainnya.  Harapannya adalah Omah Gedhang akan menjadi UKM yang dapat menampung produk-produk anggotanya dan juga di luar anggotanya, yaitu produk utama dan produk penunjang. Sehingga akan mudah bagi wisatawan yang mencari produk khas Kulon Progo.

Dinas Koperasi mendorong dan menginisiasi terbentuknya Omah Gedhang ini dengan memberikan stimulan berupa pelatihan DAK Non Fisik Tahun 2019.  PERWIRA yang beranggotakan 25 orang, memiliki berbagai macam produk yang berasal dari anggota: kripik pisang, cake pisang, kripik bonggol pisang, serundeng pisang, nugget pisang, dan yang lainnya. Ada inovasi lagi yang tidak diajarkan pada saat pelatihan seperti: lumpia ares pisang, dan kripik bonggol pisang.

Adanya kolaborasi antar pelaku UMKM, ini dapat menjadi kelompok, dan kelompok ini dapat menjadi sentra ataupun klaster.  Apabila dari anggota kelompok ini memiliki produk yang sama semua, maka ini adalah sentra, dan seandainya saling melengkapi maka ini adalah klaster.

Beberapa fasilitasi dari Dinas Koperasi ini selain pelatihan yaitu: penguatan permodalan (melalui PKBL, LPDB, KUR), promosi melalui berbagai pameran maupun Tomira. Pemberdayaan UMKM melalui pengembangan usaha dengan fasilitasi HKI, IUMK, penguatan kelembagaan, dan sebagainya. Diharapkan UMKM memiliki daya juang dalam menghadapi kesulitan atau tangangan, dan memiliki sikap adaptif adalah daya menyesuaikan dengan lingkungan. Omah Gedhang didorong untuk dapat menangkap peluang dengan adanya Bandara dan Wisata Bedah Menoreh. UMKM juga harus memiliki sikap kolaboratif atau kerjasama dengan UKM yang lainnya. Kolaborasi dapat dilakukan baik dengan sesama anggota ataupun dengan UKM lainnya. Perlunya kerjasama dengan berbagai OPD atau stakeholder termasuk dengan Mass Media sebagai mitra yang dapat mempromosikan produk UMKM.

Dalam kesempatan itu diperkenalkan produk baru yang diproduksi oleh Omah Gedhang, yaitu kripik bonggol pisang dan lumpia ares pisang, juga produk baru dari anggota PERWIRA yaitu cookies growol yang semua itu rencananya akan dilounching oleh Bupati Kulon Progo secara bersama-sama pada momentum Galang UKM Menuju UKM Brilian yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (26/11) di halaman Pemda Kulon Progo.

Harapan dari UKM akan terwujudnya Omah Growol dan Omah Boyo selain Omah Gedhang. Juga adanya outlet yang dapat menampung produk-produk anggota dan juga produk lainnya sebagai produk penunjang, agar memudahkan bagi wisatawan dalam mencari oleh-oleh Khas Kulon Progo disambut baik oleh Dra. Sri Harmintarti, MM. Beliau mendukung usulan dari UKM Stick Growol tersebut sebagai upaya untuk memudahkan bagi wisatawan dalam mencari oleh-oleh khas Kulon Progo.

Talkshow diakhiri dan ditutup oleh Kapt. Inf. Wiyono dengan ucapan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa bersama Brosing, dan berharap bahwa acara itu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

(Sus)

 

File lampiran :

« Kembali | Kirim | Versi cetak