Putaran Terakhir Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2019

Sabtu, 12 Oktober 2019 19:55:59 - Oleh : SP

PELAKSANAAN RAT TUTUP BUKU TAHUN 2019

Masa Depan Cerah Produk Kecantikan UMKM Kulon Progo

PEMBINAAN TERHADAP PENGURUS, PENGAWAS KOPERASI

Sosialisasi Kearsipan

Pemberitaan dan Artikel pada Website Dinas Koperasi UKM Kulon Progo

Koperasi Aktif adalah Koperasi yang dalam 3 (tiga) tahun terakhir secara berturut-turut mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan melakukan kegiatan usaha untuk melayani anggota dan masyarakat. Tentunya bukan hanya mampu menyelenggarakan RAT dan melayani anggota dan masyarakat, namun tentunya Koperasi dituntut untuk mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan anggotanya maupun masyarakat secara luas. Agar dalam pelaksanaan pengelolaan Koperasi bisa terus berlangsung secara baik, tentunya harus ada pengawasan secara internal yang dilakukan oleh Pengawas Koperasi. Sedangkan untuk pengawasan secara eksternal, yang salah satunya yang secara rutin dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kulon Progo, dengan melaksanakan Penilaian Kesehatan Koperasi pada setiap setahun sekali.

Terkait dengan hal tersebut Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo yang dipimpin oleh Dra. Sri Harmintarti, MM, pada tahun anggaran 2019 melaksanakan kegiatan Penilaian Kesehatan Koperasi di seluruh wilayah Kabupaten Kulon Progo yang sudah melaksanakan RAT. Koperasi yang dinilai kesehatannya adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Koperasi yang memiliki unit Usaha Simpan Pinjam (USP), Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Koperasi Syariah yang memiliki unit Usaha Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (USPPS).

Pada Kamis, 10 Oktober 2019 telah dilaksanakan Penilaian Kesehatan Koperasi di wilayah Kecamatan Samigaluh, yang merupakan putaran terakhir dari pelaksanakan penilaian Kesehatan Koperasi pada tahun 2019 ini. Pada kesempatan itu petugas yang melaksanakan Penilaian Kesehatan Koperasi Sutrisno Purwoto, S.IP, Eko Yunanto, S.Sos dan Nurhadi Rahmato, SE.

Pada kesempatan itu Sutrisno menyampaikan bahwa Penilaian Kesehatan Koperasi akan dilaksanakan pada KSP, USP Koperasi, KSPPS dan USPPS Koperasi. “Dengan demikian kewajiban Koperasi salah satunya adalah melaksanakan RAT pada setiap tahunnya setelah tutup buku, yakni antara bulan Januari hingga Maret. Hal tersebut apabila bisa dilaksanakan berarti pengelolaan koperasinya baik. Namun apabila belum bisa melaksanakan dalam kurun waktu tersebut, Koperasi masih bisa melaksanakan RAT sampai bulan Juni, walaupun tentunya hal ini kurang baik”, jelas Sutrisno.

Ditambahkan pula oleh Eko Yunanto, bahwa Koperasi yang telah melaksanakan RAT memiliki kewajiban untuk menyampaikan buku RAT ke Dinas Koperasi UKM yang akan dipergunakan untuk beberapa kepentingan, yang salah satunya adalah untuk pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi itu sendiri. “Untuk itu kami berharap kepada segenap Pengurus agar dapat mengelola Koperasinya dengan baik, dengan melaksanakan RAT setiap tahunnya, karena RAT merupakan kewajiban Pengurus dan pengawas dalam mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada seluruh anggota”, tambah Eko Yunanto.

Perlu untuk diketahui pula bahwa pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi ini mendasar pada Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, Peraturan Menteri Koperasi UKM RI Nomor 17 Tahun 2015 tentang Pengawasan Koperasi, Peraturan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian UKM RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi, dan Peraturan Deputi Bidang Pengawasan RI Nomor 7 tahun 2016 tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah dan Unit Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Koperasi.

Pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi di wilayah Kecamatan Samigaluh berjalan dengan baik dan lancar, dan mendapatkan apresiasi yang positif dari segenap gerakan Koperasi yang dinilai. Semoga dengan pelaksanaan Penilaian Kesehatan Koperasi ini mampu memberikan daya ungkit yang lebih kuat bagi pengelolaan Koperasi, sehingga kedepan Koperasi di Kabupaten Kulon Progo lebih berkualitas, dan menjadi Koperasi yang mampu memberikan peningkatan perekonomian serta kesejahteraan bagi seluruh anggotanya dan masyarakat pada umumnya.

File lampiran :

« Kembali | Kirim | Versi cetak