Produk UMKM Mendominasi Manunggal Fair 2019

Senin, 30 September 2019 11:25:52 - Oleh : SP

PELAKSANAAN RAT TUTUP BUKU TAHUN 2019

Masa Depan Cerah Produk Kecantikan UMKM Kulon Progo

PEMBINAAN TERHADAP PENGURUS, PENGAWAS KOPERASI

Sosialisasi Kearsipan

Pemberitaan dan Artikel pada Website Dinas Koperasi UKM Kulon Progo

Manunggal Fair yang diselenggarakan semenjak tahun 2001 hingga 2019 ini mengalami dinamika yang cukup menjadi perhatian banyak pihak. Baik dari tempat penyelenggaraan hingga peserta Manunggal Fair itu sendiri. Bertahun-tahun Manunggal Fair diselenggaraan di seputaran Alun-alun Wates, lalu berpindah ke Stadion Cangkring, Lapangan UNY Wates, Lapangan Pengasih, hingga ini menempati Taman Budaya Kulon Progo (TBK).

Manunggal Fair dari semula merupakan lanjutan Pameran Pembangunan yang digelar setiap tahunnya oleh Kantor Departemen Penerangan Kulon Progo kala itu. Karena program kegiatan ini dirasa bagus, maka pasca dilikuidasinya Departemen Penerangan pada Pemerintahan Gusdur pada tahun 2000, maka Pameran Pembangunan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, sebagai penyelenggara kala itu Kantor Hubungan Masyarakat (Humas), dikemas menjadi pameran Manunggal Fair yang dimulai tahun 2001, sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo.

Dimulai tahun 2001 itulah Manunggal Fair menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kulon Progo maupun bagi peserta yang berasal dari lokal, regional, bahkan dari luar provinsi DIY, bahkan ada yang dari luar Jawa, baik dari Sumatera, Kalimantan dan lain sebagainya.

Kini Manunggal Fair menempati TBK sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke 68 Kabupaten Kulon Progo, yang masih demikian meriahnya, yang memiliki daya magnet yang begitu besar, menarik bagi masyarakat sebagai pengunjung dan juga bagi seluruh peserta.

Pada hari Jumat, 29 September 2019, Manunggal Fair telah dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kulon Progo (Drs. H. Sutedjo), dengan dihadiri oleh segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Kulon Progo, Ketua DPRD Kulon Progo (Akhid Nuryati, SE), segenap Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, termasuk Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo (Dra. Sri Harmintarti).

Pada pembukaan Manunggal Fair, Ketua Panitia Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi (Drs. Rudiyatno, MM), menyampaikan laporannya bahwa penyelenggaraan Manunggal Fair tahun 2019 sebagai rangkaian Peringatan Hari Jadi Ke 68 Kabupaten Kulon Progo mengambil tempat di TBK dan Lapangan Pengasih, yang akan diselenggarakan mulai tanggal 27 September hingga 6 Oktober 2019. “Peserta Manunggal Fair Tahun 2019 ini ada sebanyak 439 peserta yang menempati TBK dan Lapangan Pengasih. Sedangkan peserta instansi sebanyak 57 stand menempati gedung ExhibitionHall. Tema yang diangkat Manunggal Fair kali ini adalah Jumpalitan (Jumpa Metropolitan)”, jelas Drs. Rudiyatno, MM.

Perlu untuk diketahui bahwa peserta yang ada di TBK dan sekitarnya adalah peserta pameran yang menempati stand-stand yang telah disediakan oleh panitia, dan di lapangan Pengasih adalah peserta yang menampilkan wahana Permainan Anak-anak. Disampaikan juga bahwa pada setiap malam, di panggung kesenian akan digelar berbagai hiburan.

Selanjutnya Drs. H. Sutedjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia penyelenggara dan Perumda Aneka Usaha sebagai Event Organizer (EO), serta kepada seluruh peserta Manunggal Fair. “Tema Manunggal Fair Tahun 2019 ini Jumpalitan (Jumpa Metropolitan), yang bisa diartikan juga para pengunjung jumpalitan, berpindah-pindah kesana-kemari untuk menikmati gelaran Manunggal Fair ini”, kata Drs. H. Sutedjo.

Lebih lanjut dalam sambutannya Drs. H. Sutedjo menyampaikan bahwa Manunggal Fair ini dilaksanakan sepenuhnya oleh Perusahaan Daerah Aneka Usaha yang dipercaya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo untuk menyelenggarakannya. Kami berharap event ini tetap dapat dijadikan media edukasi, informasi, promosi, transaksi, dan interaksi, serta sebagai media hiburan yang murah dan meriah, sehingga masyarakat tetap dapat mengunjungi dan menikmati event ini secara nyaman, aman, tertib serta merasa terhibur. Konsep yang diangkat pada event kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni masih mengedepankan expo produk unggulan Kulon Progo oleh para pelaku UMKM, yang didampingi oleh instansi pelayanan, BUMN, BUMD, serta pelaku usaha swasta lainnya baik dari dalam maupun luar Kulon Progo”, harap Drs. H. Sutedjo.

Selain untuk media promosi bisnis, seni dan budaya event tahunan ini juga sebagai media inovasi perindustrian, dan juga sebagai pemicu peningkatan investasi yang mampu menyerap tenaga kerja, agar dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada event kali ini juga akan ditampilkan berbagai potensi dan produk, yang diantaranya; otomotif, furniture, building material, handycraft, IT, Sport, perbankan, telekomunikasi, dan lain sebagainya.

Pada Manunggal Fair Tahun 2019 ini tentunya setiap instansi juga menampilkan binaannya, yang sebagian besar atau yang mendominasi adalah produk UMKM, termasuk Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo yang menampilkan 6 (enam) UMKM, yang diantaranya :

  1. Stick Growol
  2. Batik Sekar Niti
  3. Produk olahan pisang dan kelapa (hasil dari Bimtek dengan anggaran DAK 2019), diproduksi oleh Perwira Kulon Progo
  4. Tenun ulat Samia yang diproduk oleh Jamtra, (ulat Samia makananannya adalah daun singkong dan daun jarak, yang sekarang baru dikembangkan di Banyuroto, Nanggulan)
  5. Kopi star PROG, dan produk olahan turunan makanan dari kopi (hasil dari Bimtek dengan anggaran DAK 2019)
  6. Kerajinan dan souvenir yang diproduk oleh IWAPI Kulon Progo (hasil dari Bimtek dengan anggaran DAK 2019)

 

Setelah Manunggal Fair dibuka secara resmi, maka Wakil Bupati, Ketua DPRD dan seluruh undangan didaulat untuk meninjau stand-stand instansi. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati berkenan untuk meninjau stand Dinas Koperasi UKM, dan diterima oleh Dra. Sri Harmintarti yang sekaligus menjelaskan berbagai produk yang ditampilkan oleh peserta sebagai binaan Dinas Koperasi UKM.

Pada kesempatan itu Drs. H. Sutedjo dan Akhid Nuryati, SE juga berkenan untuk menikmati kopi Star PROG yang telah disediakan, serta mengamati produk-produk unggulan yang ditampilkan. Wakil Bupati sangat apresiasi dengan produk-produk unggulan yang ditampilkan oleh Dinas Koperasi UKM, yang berharap dengan mengikuti pameran Manunggal Fair ini bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas termasuk para buyer. Perlu untuk diketahui juga bahwa produk unggulan yang ditampilkan oleh Dinas Koperasi UKM, termasuk kain Samia, yakni bahan pokoknya dari kepompong ulat Samia, yang kini dikembangkan di Desa Banyuroto, Nanggulan.

Semoga dengan gelaran pameran Manunggal Fair 2019 ini mampu memberikan daya ungkit yang lebih kuat bagi peningkatan perekonomian pelaku UMKM di Kabupaten Kulon Progo, yang pada gilirannya nanti juga mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kulon Progo.

 

File lampiran :

« Kembali | Kirim | Versi cetak