2 Penghargaan dari Menteri dan Presiden diraih Gerakan Koperasi Kulon Progo

Kamis, 12 Juli 2018 14:01:17 - Oleh : admin

Kue Batik dan Kue Nastar

Brambang Goreng Superbram

DINAS PERINDUSTRIAN KOPERASI DAN UKM KOTA MATARAM MELAKUKAN KUNJUNGAN KERJA DI DINAS KOPERASI UKM K

Bakpia dan Wingko Hany

Wingko Kelapa Muda MEKAR DUA

Kulon Progo mendapatkan 2 penghargaan nasional yang diserahkan pada acara Hari Koperasi Tingkat Nasional ke-71 yang dilaksanakan di ICE BSD, Tangerang, Kamis, 12 Juli 2018. Penghargaan yang diperoleh adalah Koperasi Berprestasi tingkat Nasional untuk Primer Koperasi Kepolisian Kulon Progo (Primkoppol) dan Bapak Ngatijo pengawas Koperasi Serba Usaha Jatirogo mendapatkan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI. Kedua penghargaan ini diraih atas dedikasi dan prestasi yang telah ditorehkan dalam pengembangan Koperasi di Kabupaten Kulon Progo.

Didalan puncak acara Hari Koperasi Tingkat Nasional disampaikan bahwa Pemerintah akan mereformasi total koperasi demi meningkatkan perannya dalam pertumbuhan ekonomi sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Ada tiga langkah strategis yang bisa dilakukan, yakni reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan. Tujuannya adalah mengembangkan koperasi secara berkualitas sebagai organisasi yang memberikan kesejahteraan kepada anggotanya dan kemanfaatan kepada masyarakat, kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Puspayoga dalam peringatan ke-71 Hari Koperasi Nasional di ICE BSD, Tangerang, Kamis, 12 Juli 2018. Penataan koperasi cukup berhasil empat tahun belakangan. Perbaikan dilakukan pada aspek penggerak koperasi, masyarakat, dan kelembagaan. Masyarakat mulai menyadari bahwa kualitas koperasi adalah yang terpenting, bukan mengejar kuantitas lembaga koperasi, ucap dia. Puspayoga juga menjelaskan pendataan koperasi harus benar-benar dibenahi agar bisa menyajikan data akurat mengenai jumlah koperasi aktif. Jumlah koperasi pada 2014 tercatat 212.570 unit berkurang menjadi 152.714 unit. Sebanyak 40.013 dibubarkan karena tidak lagi aktif.
Pembinaan terus diberikan demi pengembangan koperasi. Itu pula yang membuat pertumbuhan koperasi meningkat, terutama pada segi omzet yang mencapai puluhan triliun. Koperasi juga masuk bursa efek dan koperasi membeli saham Bank BRI Syariah, kata dia.

Berdasarkan data yang dicatat Kemenkop dan UKM dan BPS, kontribusi PDB koperasi terhadap PDB nasional terus meningkat. Pada 2014, PDB koperasi hanya 1,71 persen, meningkat menjadi 3,99 persen pada 2016, dan 2018 naik menjadi 4,48 persen. Ini menunjukkan koperasi tumbuh sehat dan terus berkembang secara berkualitas, ujar Puspayoga. Selain itu presiden juga mensosialisasikann Pajak Penghasilan (PPh) Final Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) 0,5 persen.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak