Diklat Auditing Sebagai Deteksi Dini Penyimpangan Pengelolaan Koperasi

Senin, 16 April 2018 14:32:02 - Oleh : admin

BApak Muh Haryono Kabid Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM Membuka Diklat Auditing

Program Reformasi Total Koperasi

DPRD Kota Cirebon Tertarik ToMiRa Kulon Progo

Wader Goreng

BUPATI PASAMAN BELAJAR PROGRAM BELA BELI DAN TOMIRA DI KULON PROGO.

Kabupaten Bandung Barat Berkunjung belajar tentang TOMIRA

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo melaksanakan diklat Auditing bagi Pengawas Koperasi pada tanggal 16 April 2018, diikuti oleh 30 Pengawas koperasi se Kulon Progo. Diklat dibuka oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Bapak Muh Haryono, S. IP mewakili Ibu Kadinas Dra. Sri Harmintarti, MM.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa Kedudukan pengawas di Koperasi sangat penting dan Strategis. Pengawas adalah perwakilan anggota dalam melakukan pengawasan terhadap roda organisasi dan usaha koperasi. Pengawas memiliki fungsi kontrol dan pengendali agar koperasi tetap terarah dan berjalan pada koridor yang telah disepakati terutama taat pada keputusan RA. Termasuk mengarahkan organisasi agar senantiasa taat pada koridor jati diri koperasi dan peraturan perundangan yang berlaku. Setiap tahun, Pengawas wajib melaporkan tugasnya dihadapan Rapat Anggota.
Kebanyakan koperasi, pengawasnya cenderung pasif, nanti sibuk saat menjelang pelaksanaan Rapat Anggota karena akan memberikan laporan dihadapan Rapat Anggota. Bahkan ada beberapa koperasi yang laporan pengawasnya disusunkan oleh pengurus atau pihak lain. Pengawas hanya membacakan saja. Fakta ini disamping keliru, juga rentang terhadap rekayasa laporan. Hal ini terjadi, karena Pengawas kurang memahami fungsinya dan tidak mengerti bagaimana prosedur dan tata cara pengawasan yang baik dan benar.

Pendidikan dan pelatihan bagi pengawas diharapkan dapat melahirkan sosok pengawas yang profesional yang paham fungsi dan prosedur pengawasan dengan demikian koperasi akan semakin terkendali dan terarah pada visi besar koperasi yaitu mewujudkan koperasi yang sehat, mandiri dan dominan dalam perekonomian nasional. Selain itu juga untuk mendeteksi secara dini penyimpangan yang ada di Koperasi.

Beberapa manfaat dan tujuan dilaksanakannya Diklat yaitu :Memahami dengan jelas pengertian, nilai-nilai dan prinsip koperasi, Memahami tata cara dan posedur pengawasan, Terampil dalam menyusun laporan pengawasan, Memahami fungsi dan peran setiap perangkat organisasi koperasi, Mengenali tata cara dan prosedur Rapat Anggota, Memahami tata cara pembagian SHU,Memahami dengan jelas, tujuan, fungsi dan proses akuntansi, Mengerti proses penyusunan laporan keuangan koperasi, Terampil dalam menganalisis laporan keuangan koperasi, Memahami struktur, proses, jenis, dan aspek pengendalian intern, Terampil dalam melakukan audit aktiva dan passiva koperasi dan Terampil dalam melakukan penilaian kesehatan Koperasi.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak