Mengenal Lebih Mendalam Tentang ToMiKu

Rabu, 6 Februari 2019 13:09:35 - Oleh : SP

Putaran Terakhir Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2019

MONEV DI TOMIRA KUD HARAPAN TEMON

KURASI PRODUK UMKM

Bimbingan Teknis Bagi Koperasi Yang Belum Melaksanakan RAT

Produk UMKM Mendominasi Manunggal Fair 2019

Telah dilaunching 2 (dua) Toko Milik Kulon Progo yang disingkat ToMiKu (e-warong 46), tepatnya pada Kamis, 31 Januari 2019 bertempat di Gedung Adikarta Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yakni ToMiKu (e-warong 46) KUBE XVIII APBD 15 Klebakan, Salamrejo, Sentolo dan ToMiKu (e-warong 46) Kelompok Difabel Bulu, Wahyuharjo, Lendah.

Berawal dari pembinaan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulon Progo terhadap 111 e-warong sebagai penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 47.323 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang berupa beras dan telur. Pengelola e-warong ini diutamakan dan dikhususkan dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang anggotanya dari keluarga miskin. Dari 111 e-warong tersebut 2 (dua) diantaranya merupakan Kelompok Difabel yaitu dari Desa Pendoworejo, Girimulyo dan Desa Wahyuharjo, Lendah. Adapun pembentukan e-warong dalam rangka juga menyukseskan Program Kesetaraan Gender, yang 70% pelakunya adalah kaum perempuan.

Adapun mekanisme yang harus dilakukan, antara lain:

-  e-warong merencanakan pelayanan kepada KPM dan berkoordinasi dengan Pendamping.

-  Pengurus memesan beras dan telur ke Asosiasi Gapoktan dan Peternak.

-  Droping beras dan telur di e-warong.

-  e-warong melakukan pembayaran kepada supplier (asosiasi) beras dan telur 1 (satu) hari setelah pelayanan dengan cara transfer ke rekening.

 

e-warong menjadi ToMiKu (e-warong 46). Mendasar dari hasil pertemuan antara Bupati Kulon Progo dengan Direktur PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) pada tanggal 26 September 2018 di Gedung Permata Kuningan lantai 10, Jakarta Selatan. Salah satu hasil dari pertemuan tersebut adalah diselenggarakannya beberapa agenda kegiatan dengan tujuan Pemberdayaan UMKM, Koperasi dan atau Kelompok Usaha Bersama di Kabupaten Kulon Progo yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) melalui ToMiRa, ToMiKu (e-warong 46), pemasaran produk lokal dan Motivasi Kewirausahaan.

Hal tersebut ditindak lanjuti dengan MoU antara Bupati Kulon Progo dan Dirut PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) pada Kamis, 31 Januari 2019 bertempat di Gedung Adikarta Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, yang antara lain:

1.  MoU Bupati Kulon Progo dan Dirut PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart)

2.  Perjanjian Kerjasama Pengembangan ToMiRa antara Dinas Koperasi UKM dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart)

3.  Perjanjian Kerjasama ToMiKu (e-warong 46) antara Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Koperasi UKM dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart)

4.  Perjanjian Kerjasama Pemasaran AirKu antara PDAM Tirta Binangun dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart)

 

Sebagai pembina Dinas Koperasi UKM Kabupaten Kulon Progo berperan dalam memfasilitasi antara e-warong dengan pengusaha besar, yang diawali dengan Perjanjian Kerjasama ToMiKu (e-warong 46) antara Dinas Sosial, Dinas Koperasi UKM dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Dengan telah dilaksanakannya perjanjian kerjasama tersebut lahirlah 2 (dua) ToMiKu (e-warong 46) sebagai pilot project, yakni ToMiKu (e-warong 46) KUBE XVIII APBD 15 Klebakan, Salamrejo, Sentolo dan ToMiKu (e-warong 46) Kelompok Difabel Bulu, Wahyuharjo, Lendah.

ToMiKu (e-warong 46) yang dulu e-warong bisa dikatakan usaha eber-eber kini bisa bekerjasama dengan Toko Modern yang menurut Bupati hal ini bisa dikatakan ebr-ebr bekerjasama dengan Tbk. Bupati juga menyampaikan bahwa “kita tidak benci asing tapi kita cinta kemandirian, kita tak ingin bersaing tapi ingin bersanding yaitu menyandingkan produk lokal dengan pabrikan”. Diharapkan ToMiKu (e-warong 46) bisa dikelola dengan lebih profesional baik dari sisi pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), permodalan, pengemasan, dan pemasaran produk lokal serta dengan dilandasi asas saling membantu, saling percaya dan saling menguntungkan.

Perlu dipahami bahwa, e-warong yang semula hanya sebagai penyalur BPNT (yang berupa beras dan telur) kepada KPM, kini dikembangkan menjadi ToMiKu. ToMiKu selain sebagai penyalur BPNT juga menjual barang-barang kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi baik produk pabrikan maupun produk UMKM Kulon Progo. Pada gilirannya nanti diharapkan bisa meningkatkan pendapatan bagi pengelola ToMiKu, bagi pelaku UMKM yang menitipkan produknya, serta ada kemandirian bagi keluarga miskin di Kabupaten Kulon Progo.

« Kembali | Kirim | Versi cetak